
Sebagai langkah awal dalam merealisasikan program penelitian dan pengembangan Inovasi Agroteknologi Mesin Pengolah Cocopeat, tim riset dari Politeknik ATMI Surakarta yang diketuai oleh Tri Hannanto Saputra, ST., M.Eng. menggelar koordinasi awal secara daring bersama tim dari SMKN H. Moenadi Ungaran, SMK Mikael Surakarta, SMK Maarif Mungkid, serta dua mitra industri yaitu PT Pradipta Paramita Agrotama dan PT LAN, pada Selasa, 31 Desember 2024.
Pertemuan yang dilaksanakan secara virtual ini bertujuan untuk menyamakan visi dan strategi pelaksanaan program inovasi yang berfokus pada peningkatan efisiensi dan kualitas pengolahan cocopeat. Dalam sambutannya, Tri Hannanto Saputra menyampaikan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri dalam menciptakan solusi teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi sektor pertanian berkelanjutan, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
“Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan riset, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual bagi siswa SMK serta bentuk nyata link and match dengan dunia usaha dan dunia industri,” jelasnya.
Diskusi koordinasi mencakup beberapa poin penting seperti desain awal mesin, peran masing-masing mitra dalam pengujian dan implementasi prototipe, serta rencana pelatihan bersama bagi guru dan siswa. Mitra industri juga memberikan masukan terkait kebutuhan dan spesifikasi teknis dari sisi pasar dan proses produksi yang aktual.
Kerja sama lintas institusi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya inovasi mesin pengolah cocopeat yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan dapat diaplikasikan oleh pelaku usaha kecil maupun menengah. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara politeknik, SMK, dan industri dalam mendukung pengembangan teknologi tepat guna berbasis potensi daerah.
Koordinasi lanjutan akan dilakukan secara berkala guna memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana dan menghasilkan luaran yang berdampak nyata bagi dunia pendidikan dan sektor pertanian.
