Wujudkan Inovasi Pengembangan Mesin Pengolah Cocopeat, Tim Riset Politeknik ATMI Lakukan Survei Lapangan ke PT Pradipta Paramita Agrotama Karanganyar

Karanganyar, 2 Januari 2025

Dalam rangka mendukung pengembangan inovasi teknologi tepat guna di bidang pertanian berkelanjutan, Tim Riset Politeknik ATMI Surakarta yang diketuai oleh Tri Hannanto Saputra, ST., M.Eng. melakukan kegiatan survei lapangan ke fasilitas produksi PT Pradipta Paramita Agrotama, sebuah perusahaan pengolahan cocopeat yang berlokasi di Kabupaten Karanganyar, pada Kamis, 2 Januari 2025.

Kegiatan survei ini merupakan bagian dari tahapan awal riset untuk merancang dan mengembangkan mesin pengolah cocopeat inovatif yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan sesuai dengan kebutuhan industri. Dalam kunjungan ini, tim riset melakukan observasi langsung terhadap proses pengolahan cocopeat, mulai dari bahan baku hingga produk siap jual.

Menurut Tri Hannanto Saputra, pemahaman terhadap proses aktual di lapangan sangat penting untuk memastikan rancangan mesin yang dikembangkan benar-benar aplikatif dan mampu menjawab tantangan di sektor hilirisasi produk kelapa.

“Kami ingin menghasilkan mesin yang tidak hanya efisien dari sisi teknis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan mudah dioperasikan oleh pelaku usaha kecil hingga menengah,” ujar Tri Hannanto.

Tim dari PT Pradipta Paramita Agrotama menyambut baik kedatangan tim riset dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Dalam sesi diskusi teknis, perusahaan berbagi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengolahan cocopeat, seperti efisiensi waktu pengeringan, kendala sortasi serat, serta peluang peningkatan kualitas produk melalui teknologi otomasi.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendekatan kolaboratif antara pendidikan vokasi dan industri dalam mendorong inovasi teknologi berbasis kebutuhan nyata. Hasil dari survei ini akan menjadi dasar dalam penyusunan spesifikasi teknis, desain awal, serta proses rekayasa prototipe mesin pengolah cocopeat.

Langkah selanjutnya, tim riset Politeknik ATMI akan melakukan validasi desain bersama mitra SMK dan industri, sebelum masuk pada tahap perakitan dan uji coba alat di lapangan.

Dengan sinergi yang solid antara institusi pendidikan dan dunia usaha, diharapkan inovasi ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan teknologi pertanian dan pemberdayaan ekonomi lokal berbasis sumber daya kelapa yang melimpah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *