Wujudkan Kampus Berdampak, Tim Periset: Cocopeat Politeknik ATMI Berkolaborasi Mendukung Teaching Factory SMK Mikael Surakarta dan SMK Ma’arif Kota Mungkid dalam Pembuatan Mesin Pengolah Cocopeat

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kampus Berdampak yang aktif menjawab kebutuhan masyarakat dan industri, Tim Periset Cocopeat Politeknik ATMI Surakarta, di bawah kepemimpinan Tri Hannanto Saputra, ST., M.Eng., menjalin kolaborasi erat dengan SMK Mikael Surakarta dan SMK Ma’arif Kota Mungkid dalam kegiatan pembuatan mesin pengolah cocopeat selama periode Maret hingga April 2025.

Kolaborasi ini menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan Program Inovasi Mesin Pengolah Cocopeat, yang mengintegrasikan proses pembelajaran vokasi dengan dunia kerja secara langsung melalui pendekatan Teaching Factory (TeFa). Kegiatan ini dilakukan secara bertahap, mulai dari proses co-design, perakitan komponen mesin, hingga pengujian fungsional, melibatkan guru, siswa, serta tim teknis dari politeknik dan mitra industri.

Dalam keterangannya, Tri Hannanto menjelaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan produk teknologi tepat guna, tetapi juga sebagai media pembelajaran inovatif yang memberi pengalaman nyata bagi siswa SMK dalam pengembangan teknologi berbasis kebutuhan industri.

“Keterlibatan aktif siswa dan guru dalam pembuatan mesin pengolah cocopeat ini merupakan bagian dari transfer pengetahuan sekaligus peningkatan kapasitas Teaching Factory di sekolah. Harapannya, kompetensi lulusan vokasi menjadi semakin kuat dan siap bersaing di dunia kerja,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari mitra industri, di antaranya PT Pradipta Paramita Agrotama dan PT LAN, yang turut memberikan masukan teknis serta peluang pemanfaatan mesin hasil kolaborasi untuk kebutuhan produksi skala kecil hingga menengah.

Selain memberikan dampak pada peningkatan kualitas pembelajaran vokasi, program ini juga mempertegas komitmen Politeknik ATMI Surakarta dalam menjalankan fungsi tridharma perguruan tinggi—terutama dalam hal pengabdian dan kolaborasi riset terapan bersama institusi pendidikan dan pelaku industri.

Melalui sinergi ini, Politeknik ATMI Surakarta berharap dapat terus menjadi motor penggerak inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem pendidikan vokasi yang berdampak langsung pada masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *