Politeknik ATMI Surakarta Gelar Kick-off & Sinkronisasi Program Inovasi Mesin Pengolah Cocopeat bersama Mitra SMK dan Industri

Surakarta, 17 Januari 2025

Dalam rangka memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri dalam pengembangan teknologi tepat guna, Politeknik ATMI Surakarta menggelar kegiatan Kick-off & Sinkronisasi Program Inovasi Mesin Pengolah Cocopeat pada Jumat, 17 Januari 2025. Acara ini dilaksanakan di ruang seminar Politeknik ATMI Surakarta dan dihadiri oleh mitra strategis dari SMKN H. Moenadi Ungaran, SMK Mikael Surakarta, SMK Maarif Mungkid, serta perwakilan industri dari PT Pradipta Paramita Agrotama dan PT LAN.

Program ini dipimpin oleh Tri Hannanto Saputra, ST., M.Eng. selaku ketua tim riset, dan bertujuan untuk menyelaraskan langkah pengembangan inovasi mesin pengolah cocopeat yang telah memasuki tahap lanjut setelah uji coba prototipe sebelumnya.

Dalam sambutannya, Tri Hannanto menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi erat antar pemangku kepentingan.

“Kick-off ini bukan sekadar seremoni, tetapi titik temu komitmen dan pemetaan peran semua pihak dalam melanjutkan riset, pengembangan, validasi, serta diseminasi teknologi mesin pengolah cocopeat untuk sektor pertanian berkelanjutan,” ujarnya.

Foto: Forum Grup Discussion dengan Mitra

Kegiatan ini mencakup pemaparan hasil uji coba prototipe awal, diskusi teknis penyempurnaan desain, serta penyusunan rencana tindak lanjut, termasuk pelatihan bagi siswa dan guru SMK serta uji lapangan di industri mitra. Setiap mitra diberi ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan kontribusi yang dapat diberikan agar pengembangan mesin dapat menjawab tantangan nyata di lapangan.

Perwakilan dari SMK dan industri mengapresiasi langkah Politeknik ATMI Surakarta yang mengedepankan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan (demand-driven). Kolaborasi ini dinilai sangat relevan dalam mendorong inovasi teknologi yang aplikatif dan memperkuat link and match dunia pendidikan dengan dunia kerja.

Dengan adanya kegiatan kick-off ini, diharapkan pengembangan mesin pengolah cocopeat dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung pada peningkatan kapasitas produksi, kualitas hasil olahan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *