Tim Riset Politeknik ATMI Surakarta Lakukan Uji Coba Prototipe Mesin Pengolah Cocopeat

11 Januari 2025 – Workshop Politeknik ATMI Surakarta

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi tepat guna, Tim Riset Politeknik ATMI Surakarta yang dipimpin oleh Tri Hannanto Saputra, ST., M.Eng., melaksanakan uji coba prototipe mesin pengolah cocopeat pada Jumat, 10 Januari 2025, bertempat di workshop Politeknik ATMI Surakarta.

Prototipe mesin ini merupakan hasil kolaborasi antara tim dosen dan mahasiswa dengan dukungan dari mitra pendidikan vokasi, seperti SMKN H. Moenadi Ungaran, SMK Mikael Surakarta, dan SMK Maarif Mungkid, serta mitra industri yaitu PT Pradipta Paramita Agrotama dan PT LAN. Uji coba ini bertujuan untuk menguji performa awal mesin dalam mengolah bahan cocopeat dari sabut kelapa, termasuk kemampuan pencacahan, pengayakan, serta efisiensi proses pengeringan.

Dalam sambutannya, Tri Hannanto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan bahwa desain dan fungsi mesin telah sesuai dengan kebutuhan industri maupun pelaku usaha kecil menengah.

“Tahap uji coba ini kami gunakan untuk mengevaluasi kinerja teknis dari prototipe mesin dan melakukan penyempurnaan berdasarkan hasil pengamatan langsung serta masukan dari para mitra,” jelasnya.

Hasil Uji Coba dengan mengukur EC dari air hasil pencucian cocopeat

Uji coba berlangsung dalam beberapa skenario pengoperasian untuk mengukur kecepatan proses, tingkat kebersihan hasil cocopeat, serta kemudahan pengoperasian mesin oleh pengguna. Tim teknis juga mencatat beberapa hal yang perlu disempurnakan, seperti sistem sortir otomatis dan efisiensi penggunaan energi.

Partisipasi aktif dari guru dan siswa SMK dalam uji coba ini turut memberikan nilai tambah dalam aspek edukatif sekaligus membangun kapasitas SDM vokasi dalam pengembangan dan pengujian produk teknologi.

Ke depan, tim riset akan melanjutkan proses penyempurnaan desain berdasarkan hasil evaluasi uji coba ini sebelum masuk ke tahap pengujian lapangan di mitra industri. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi industri pengolahan cocopeat sekaligus memperkuat kolaborasi riset terapan antara politeknik, SMK, dan dunia industri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *